Default

Press Release Ground Breaking Indonesia Movieland

24 November 2008
Siaran Pers

Kota Jababeka Membangun Indonesia Movieland:
Pusat Industri Kreatif Bidang Film dan Televisi Terintegrasi Pertama di Indonesia



Kota Jababeka, 20 Agustus 2008

Pada hari ini, Selasa, 20 Agustus 2008,  Kota Jababeka melaksanakan acara Groundbreaking Indonesia Movieland, pusat industri film dan TV terintegrasi pertama di Indonesia. Indonesia Movieland tidak hanya sebuah themepark seperti Universal Studio yang tujuan utamanya adalah menarik para wisatawan, melainkan sebuah pusat industri kreatif yang  berfokus pada industri film dan televisi

Perlu dipahami bahwa, 20 tahun yang lalu, daerah ini yang dihuni oleh 2.500 KK hanya bertumpu pada usaha kecil tradisional bata dan genteng sekarang telah tumbuh menjadi kota dengan penduduk lebih dari +/- 1 juta jiwa.

Kota Jababeka dengan luas pengembangan kawasan 5.600 Ha, telah dibebaskan seluas +/- 3.000 ha,  adalah tempat berlokasinya 1.350 perusahaan nasional dan multinasional dari 27 negara telah menjadi kota modern dan pusat industri manufaktur Indonesia dengan biaya investasi lebih dari US$ 15 milyar (+/- Rp 140 Triliun) dan memproduksi lebih dari US$ 21 milyar/tahun (+/- Rp 200 Triliun)/tahun, serta telah menciptakan  lebih +/- 600.000 lapangan tenaga kerja.
 
Saat ini Kota Jababeka merupakan kawasan industri manufaktur terbesar di Asia Tenggara dilengkapi dengan world-class infrastructures antara lain Water Treatment Plant, Waste Water Treatment Plant, Fiber Optic, GE Power Plant dan memiliki satu lapangan golf terbaik di Indonesia yang didukung oleh estate management profesional dengan standar internasional.

Kota Jababeka membangun Education Park tempat berlokasinya kampus President University yang merupakan universitas bertaraf internasional dengan perkuliahan 100% dalam bahasa Inggris dan tinggal di asrama bersama 30% mahasiswa asing antara lain dari China, Vietnam, Somalia, Malaysia, Korea dan Venezuela,  serta 30% pengajar asing akan segera membuka jurusan Komunikasi Visual dan Film untuk mendukung ketersediaan tenaga kerja berkualitas yang dibutuhkan industri kreatif.

Didukung oleh research center yang bertumpu pada tiga aspek yaitu ICT-Cybercity, Biodiversity-Medical City dan Product Design (Art)-Movieland, Jababeka telah menyediakan lahan 2.5 ha untuk dibangun Pusat pelatihan Korea-Indonesia ICT Training Center dengan bantuan dana dari Pemerintah Korea Selatan  dan Pemerintah Indonesia senilai +/- US$ 10 juta, yang peletakan batu pertama telah dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika beserta Duta Besar Korea Selatan pada bulan Mei 2008 yang lalu. Keberadaan ICT Training Center diharapkan dapat memberikan pelatihan kepada lebih +/- 1.000 insan perfilman Indonesia/tahun dalam bidang ICT network, multimedia dan animasi.

Sejalan dengan semangat perayaan 100 tahun kebangkitan nasional, Jababeka yang didukung oleh berbagai pihak mempelopori percepatan berkembangnya pusat industri kreatif nasional yaitu ”Indonesia Movieland”.  Dengan rencana pengembangan seluas 36 ha,  antara lain studio facilities, cultural & convention center, film academy, tv station & broadcast akan menjadikan Indonesia Movieland pusat industri film dan TV terintegrasi pertama di Indonesia.

Diharapkan kehadiran Indonesia Movieland di Kota Jababeka merupakan suatu kontribusi yang signifikan bagi terobosan baru industri perfilman nasional dalam menghadapi era globalisasi yang sangat kompetitif, sehingga keberadaanya dapat memberi sumbangsih nyata bagi kemajuan ekonomi Indonesia.

Komitmen Microsoft Indonesia,  perusahaan piranti lunak raksasa dari Amerika Serikat turut mendukung pembangunan Indonesia Movieland dengan memberikan ”new graphics software”  secara cuma-cuma kepada seluruh mahasiswa Komunikasi Visual dan Film President University,  serta kepada semua perusahaan pemula (start-up company) di bidang desain grafis & desain web yang berlokasi di Indonesia Movieland. Selanjutnya, Microsoft akan memberikan diskon yang besar untuk software ”high performance computing” yang dibutuhkan dalam rendering grafis bagi industri film & animasi yang berlokasi di Indonesia Movieland.

Group Parkit Films dan MVP Pictures, pimpinan Bapak Raam Punjabi, sebagai rumah produksi sinetron dan film terbesar di Indonesia telah memberikan komitmennya untuk memindahkan semua kegiatan shooting beserta seluruh perlengkapannya ke lokasi Indonesia Movieland dalam waktu dekat.

Kami juga mengucapkan  banyak terima kasih kepada Menteri Kebudayaan & Pariwisata, Bapak Jero Wacik, Menteri  Komunikasi & Informatika, Bapak Muhammad Nuh dan Menteri Perdagangan, Ibu Mari Elka Pangestu atas dukungan pemerintah terhadap rencana pengembangan dan pembangunan Indonesia Movieland di Kota Jababeka.

Tentang Jababeka

PT. Jababeka Tbk adalah perusahaan pengembang swasta pertama yang tercatat sebagai perseroan terbuka yang bergerak di bidang pengembangan kawasan industri, perumahan, komersial, leisure dan pendidikan di Indonesia.  Saat ini kawasan industri Jababeka telah menjadi proyek percontohan Indonesia dalam mengembangkan Eco Industrial Estate dalam kerangka kerjasama teknis Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Federal Jerman melalui ProLH GTZ.

Sampai sekarang terdapat 1350 perusahaan nasional dan multinasional terkemuka yang mendirikan pabriknya di kawasan industri Jababeka, Cikarang antara lain seperti: Unilever, Mattel, Nabisco, Nissin, Samsung Electronic, United Tractor, ICI paints, Nippon Electric Glass dan beberapa lainnya yang dirancang dengan infrastruktur yang lengkap dan modern mencakup pusat pengolahan air bersih (water treatment plant), pengolahan limbah (waste water treatment plant), pusat pembangkit tenaga listrik, dan infrastruktur umum yang memiliki kapasitas untuk mendukung berbagai jenis kebutuhan industri yang tetap menjaga lingkungannya.

Berbagai fasilitas tambahan sedang dan telah dikembangkan antara lain Jababeka Golf & Country Club, Fiber Optic, PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) Bekasi Power, Jababeka Education Park, yang terdiri dari President University dengan lingkungan internasional, Universitas Gunadarma, Akademi Teknik Mesin & Industri (ATMI) dan SMA Presiden (Boarding School), SMP Presiden (Nasional Plus), TK/SD/SMP Al Azhar, TK/SD BPK Penabur serta Markas Komando Resort Militer (Makorem) dan Mapolres Bekasi.

Mengulang kesuksesan kawasan industri Jababeka di Cikarang, saat ini sedang dilakukan pengembangan lahan 900 hektar kawasan industri Jababeka di Cilegon yang direncanakan khusus diperuntukkan sebagai kawasan industri berat antara lain seperti baja, petrokomia, serta penyulingan minyak dan gas. Di Jakarta, PT Jababeka, Tbk memiliki 5,2 hektar tanah dan satu gedung perkantoran Menara Batavia yang memiliki 32 lantai di kawasan pusat bisnis, yang mana dalam waktu dekat direncanakan pengembangan lanjutan Menara Batavia tahap kedua.


Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:
Corporate Marketing Department
PT Jababeka, Tbk
Menara Batavia Lt. 25
Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126
Jakarta 10220, INDONESIA
Telp      : (+62 21) 572 7337
Fax       : (+62 21) 572 7338
Email     : thoufik@jababeka.com
Website : www.jababeka.com